KATA PENGANTAR
Segala puji hanya milik Allah SWT. Shalawat dan salam selalu tercurahkan
kepada Rosulullah SAW. Berkat limpahan dan rahmat-Nya penyusun mampu
menyelesaikan tugas ini. Dalam penyusunan tugas atau materi ini tidak sedikit
hambatan yang penulis hadapi. Namun penulis menyadari bahwa kelancaran dalam
penyusunan materi ini tidak lain berkat bantuan, dorongan dan bimbingan orang
tua, sehingga kendala-kendala yang penulis hadapi teratasi.
Semoga makalah ini dapat memberikan wawasan yang lebih luas dan menjadi
sumbangan pemikiran kepada pembaca khususnya para pelajar. Saya sadar bahwa
makalah ini masih banyak kekurangan dan jauh dari sempurna. Untuk itu saya
meminta masukannya demi perbaikan makalah saya dimasa yang akan datang dan mengharapkan kritik dan saran dari para pembaca.
Kragilan, 13
September 2018
Penyusun
DAFTAR
ISI
KATA
PENGANTAR
DAFTAR ISI
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar
Belakang
B. Permasalahan
C. Tujuan
Penulisan
D. Metode
penelitian
BAB II PEMBAHASAN
A. Pengertian
Media Sosial
B. Dampak
Penggunaan Media Sosial
C. Bahaya
yang Ditimbulkan Sosial Media
D. Cara
Mengatasi Anak tidak Mengakses Informasi Negatif Di
Internet
BAB III PENUTUP
A. Kesimpulan
B. Saran
Daftar pustaka
BAB
I
PENDAHULUAN
A. Latar
belakang
Sosial
media merupakan sebuah aplikasi berkomunikasi jarak jauh dengan menggunakan
jaringan internet . Jika kita menggunakan sosial media itu dengan benar maka
kita tidak mempunyai masalah saat menggunakan aplikasi sosial media itu Akhir akhir ini ,masalah tentang menggunakan
sosial media sering terjadi akibat penyalahgunan sosial media tersebut .
Penyalahgunaan bias terjadi karena pencemaran nama baik,pembagian situs
jebakan,dan dibajak akunya oleh teman.Karena itu ,didalam karya tulis ini akan
diungkap sampai sejauh mana cara penggunaan sosial media sampai sekarang
B. Permasalahan
Permasalahan
yang muncul akibat penyalahan gunaan sosial media ternyata banyak dan
salingmempengaruhi agar lebih terperinci,Penyusun membatasi permasalahan
tersebut adapun permasalahan tersebut adalah sebagai berikut:
1. Mengapa
permasalahan sosial media sampai terjadi?
2. Bagaimana
akibat adanya permasalahan pengguna sosial media?
3. Bagaimana
cara menanggulangi masalah penggunaan sosial media?
C. Tujuan
penelitian
Tujuan pembuatan karya
tulis ini adalah sebagai berikut:
1. Meningkatkan
cara penggunaan sosial media dengan benar.
2. Menggunakan
aplikasi sosial media sesuai kebutuhan .
3. Meningkatkan
pengguna sosial media tentang pengaruh positif dan negatif sosial media di
dunia maya.
4. Sumber-sumber
bacaan dari Koran,televisi,dan internet.
BAB
II
PEMBAHASAN
A. Pengertian
Media Sosial
Media
sosial adalah sebuah media online, dengan para penggunanya bisa dengan mudah
berpartisipasi, berbagi, dan menciptakan isi meliputi blog, jejaring sosial,
wiki, forum dan dunia virtual. Blog, jejaring sosial dan wiki merupakan bentuk
media sosial yang paling umum digunakan oleh masyarakat di seluruh dunia.
Pendapat lain mengatakan bahwa media sosial adalah media online yang mendukung
interaksi sosial dan media sosial menggunakan teknologi berbasis web yang
mengubah komunikasi menjadi dialog interaktif.
Jejaring
sosial merupakan situs dimana setiap orang bisa membuat web page pribadi,
kemudian terhubung dengan teman-teman untuk berbagi informasi dan
berkomunikasi. Jejaring sosial terbesar antara lain Facebook, Myspace, dan
Twitter. Jika media tradisional menggunakan media cetak dan media broadcast,
maka media sosial menggunakan internet. Media sosial mengajak siapa saja yang
tertarik untuk berpertisipasi dengan memberi kontribusi dan feedback secara
terbuka, memberi komentar, serta membagi informasi dalam waktu yang cepat dan
tak terbatas.
Saat
teknologi internet dan mobile phone makin maju maka media sosial pun ikut
tumbuh dengan pesat. Kini untuk mengakses facebook atau twitter misalnya, bisa
dilakukan dimana saja dan kapan saja hanya dengan menggunakan sebuah mobile
phone. Demikian cepatnya orang bisa mengakses media sosial mengakibatkan
terjadinya fenomena besar terhadap arus informasi tidak hanya di negara-negara
maju, tetapi juga di Indonesia. Karena kecepatannya media sosial juga mulai
tampak menggantikan peranan media massa konvensional dalam menyebarkan
berita-berita.
Pesatnya
perkembangan media sosial kini dikarenakan semua orang seperti bisa memiliki
media sendiri. Jika untuk memiliki media tradisional seperti televisi, radio,
atau koran dibutuhkan modal yang besar dan tenaga kerja yang banyak, maka lain
halnya dengan media. Seorang pengguna media sosial bisa mengakses menggunakan
social media dengan jaringan internet bahkan yang aksesnya lambat sekalipun,
tanpa biaya besar, tanpa alat mahal dan dilakukan sendiri tanpa karyawan. Kita
sebagai pengguna social media dengan bebas bisa mengedit, menambahkan,
memodifikasi baik tulisan, gambar, video, grafis, dan berbagai model content
lainnya.
1. Peran
Media Sosial
- Sebagai
sarana diskusi dengan jangkauan yang luas
- Media
untuk bertukar informasi
- Sebagai
sarana hiburan
- Sebagai
sarana berkomunikasi
- Mempererat
pertemanan dengan teman satu sekolah, atau teman kuliah
- Menjalin
silaturahmi yang sudah lama putus dengan teman lama atau kerabat lama
- Mendapat
banyak informasi terbaru
- Mengisi
waktu luang
- Menambah
wawasan
- Tempat
pembelajaran online
- Administrasi
- Mendengarkan
dan Belajar
- Membangun
Hubungan
- Jangkauan
Global
B. Dampak
Penggunaan Media Sosial
1. Dampak
Negatif
Kecanduan,
situs jejaring sosial seperti Facebook atau MySpace juga bisa membahayakan
kesehatan karena memicu orang untuk mengisolasikan diri. Meningkatnya
pengisolasian diri dapat mengubah cara kerja gen, membingungkan respons
kekebalan, level hormon, fungsi urat nadi, dan merusak performa mental.
· Berkurangnya
perhatian terhadap keluarga
· Tergantikannya
kehidupan sosial
· Tersebarnya
data penting yang tidak semestinya
· Membuat
prestasi pelajar semakin menurun
· Tumbuhnya
sikap hedonisme dan konsumtif
Seseorang
yang menghabiskan waktunya di depan komputer akan jarang berolahraga sehingga
kecanduan aktivitas ini dapat menimbulkan kondisi fisik yang lemah, bahkan
obesitas.Kerusakan fisik juga sangat mungkin terjadi. Bila menggunakan mouse
atau memencet keypad ponsel selama berjam-jam setiap hari, seseorang dapat
mengalami cedera tekanan yang berulang-ulang. Penyakit punggung juga merupakan
hal yang umum terjadi, pada orang-orang yang menghabiskan banyak waktu duduk di
depan meja komputer.
Media
elektronik, seperti komputer, laptop, atau handphone (ponsel) juga
menghancurkan secara perlahan-lahan kemampuan anak-anak dan kalangan dewasa
muda untuk mempelajari kemampuan sosial dan membaca bahasa tubuh. Maksudnya
adalah seseorang akan mengalami pengurangan interaksi dengan sesama mereka
dalam jumlah menit per hari-nya menyebabkan jumlah orang yang tidak dapat
diajak berdiskusi mengenai masalah penting, menjadi semakin meningkat setiap
harinya.
Kejahatan
dunia maya (cyber crime). Seiring berkembangnya teknologi, berkembang
pula kejahatan. Didunia internet, kejahatan dikenal dengan nama cyber crime.
Kejahatan dunia maya sangatlah beragam. Diantaranya, carding, hacking,
cracking, phising, dan spamming.
Dengan menggap kebebasan berpendapat dan berekpresi dalam
Media sosial, menjadikannya media tersebut seperti privasi padahal apa yang
kita informasikan bisa dilihat oleh orang lain maupun orang yang telah ada
dalam daftar pertemanan kita padahal tidak kita tidak bisa menjamin orang orang
tersebut sebaik yang kita inginkan.
Pikirkan yang sebelumnya, “memanfaatkan” media tersebut,
secara berlahan lahan akan berbalik kita yang “dimanfaatkan” oleh media
tersebut karena media tersebut kebanyakan bergerak di dunia iklan.
Anak
dan remaja menjadi malas belajar berkomunikasi di dunia nyata. Tingkat
pemahaman bahasa pun menjadi terganggu. Jika anak terlalu banyak berkomunikasi
di dunia maya, maka pengetahuan tentang seluk beluk berkomunikasi di kehidupan
nyata, seperti bahas tubuh dan nada suara, menjadi berkurang.
Situs
jejaring social akan membuat anak dan remaja lebih mementingkan diri sendiri. Mereka
menjadi tidak sadar akan lingkungan sekitar mereka, karena kebanyakan
menghabiskan waktu di internet. Hal ini dapat mengakibatkan anak menjadi kurang
berempati di dunia nyata.
Bagi
anak dan remaja, tidak ada aturan ejaan dan tata bahasa di jejaring social. Hal
ini akan membuat mereka semakin sulit membedakan anatara berkomunikasi di situs
jejaring social dan dunia nyata. Hal ini tentunya akan mempengaruhi
keterampilan menulis mereka di sekolah dalam hal ejaan dan tata bahasa.
a. Pornografi
Anggapan yang mengatakan
bahwa internet identik dengan pornografi, memang tidak salah. Dengan kemampuan
penyampaian informasi yang dimiliki internet, pornografi pun merajalela. Untuk
mengantisipasi hal ini, para produsen browser melengkapi program mereka dengan
kemampuan untuk memilih jenis home page yang dapat di akses. Di internet
terdapat gambar-gambar pornografi dan kekerasan yang bisa mengakibatkan
dorongan kepada seseorang untuk bertindak kriminal.
b. Penipuan
Hal ini memang merajalela
di bidang manapun. Internet pun tidak luput dari serangan penipu. Cara yang
terbaik adalah tidak mengindahkan hal ini atau mengkonfirmasi informasi yang
Kita dapatkan pada penyedia informasi tersebut.
c. Carding
Karena sifatnya yang real
time (langsung), cara belanja dengan menggunakan Kartu kredit adalah cara yang
paling banyak digunakan dalam dunia internet. Para penjahat internet pun paling
banyak melakukan kejahatan dalam bidang ini. Dengan sifat yang terbuka, para
penjahat mampu mendeteksi adanya transaksi (yang menggunakan Kartu Kredit)
on-line dan mencatat kode Kartu yang digunakan. Untuk selanjutnya mereka
menggunakan data yang mereka dapatkan untuk kepentingan kejahatan mereka.
d. Perjudian
Dampak lainnya adalah
meluasnya perjudian. Dengan jaringan yang tersedia, para penjudi tidak perlu
pergi ke tempat khusus untuk memenuhi keinginannya. Kita hanya perlu
menghindari situs seperti ini, karena umumnya situs perjudian tidak agresif dan
memerlukan banyak persetujuan dari pengunjungnya.
2. Dampak
Positif
· Media Bersifat gratis
· Memudahkan kita membentuk jaringan sosial, mulai dari teman
lama, teman saat ini sampai pada teman baru.
· Bisa dimanfaatkan untuk media promosi/iklan dan pemberitahuan
secara uptodate.
· dan manfaat hiburan lainnya seperti komunitas, kuis, game dll
yang bisa menambah pengetahuan kita tentang teknologi maupun hal umum.
· Informasi
yang up to date sangat mudah menyebar melalui situs jejaring sosial. Hanya
dalam tempo beberapa menit setelah kejadian, kita telah bisa menikmati
informasi tersebut. Ini sangatlah bermanfaat bagi kita sebagai manusia yang
hidup di era digital seperti sekarang ini. Cakrawala dunia serasa berada dalam
sentuhan jari kita.
· Sebagai
sarana untuk mengembangkan keterampilan dan sosial
· Mengasah
keterampilan teknis dan sosial merupakan kebutuhan yang wajib dipenuhi agar
bisa bertahan hidup dan berada dalam neraca persaingan diera modern seperti
sekarang ini. Hal ini sangatlah penting, tidak ada batasan usia, semua orang
butuh untuk berkembang.
· Dengan
menggunakan jejaring sosial, kita bisa berkomunikasi dengan siapa saja, bahkan
dengan orang yang belum kita kenal sekalipun dari berbagai penjuru dunia.
Kelebihan ini bisa kita manfaatkan untuk menambah wawasan, bertukar pikiran,
saling mengenal budaya dan ciri khas daerah masing-masing, dll. Hal ini dapat
pula mengasah kemampuan berbahasa seseorang. Misalnya, belajar bahasa inggris
dengan memanfaatkan fasilitas call atau video call yang disediakan di situs
jejaring sosial.
· Dapat
belajar mengembangkan keterampilan teknis dan social yang sangat di butuhkan di
zaman digital seperti sekarang ini. Mereka akan belajar bagaimana cara
beradaptasi,bersosialisai dengan public dan mengelola jaringan pertemanan.
· Memperluas
jaringan pertemanan, anak dan remaja akan menjadi lebih mudah berteman dengan
orang lain di seluruh dunia, meski sebagian besar diantaranya belum pernah
mereka temui secara langsung.
· Situs
jejaring social membuat anak dan remaja menjadi lebih bersahabat, perhatian,
dan empati, misalnya memberi perhatian saat ada teman mereka yang ulang tahun,
mengomentari foto, video dan status teman mereka, menjaga hubungan persahabatan
meski tidak dapat bertemu secara fisik.
· Media
pertukaran data : dengan menggunakan email, newsgroup, ftp dan www (world wide
web : jaringan situs-situs web) para pengguna internet di seluruh dunia dapat
saling bertukar informasi dengan cepat dan murah.
· Media
untuk mencari informasi atau data : perkembangan internet yang pesat,
menjadikan www sebagai salah satu sumber informasi yang penting dan akurat.
· Kemudahan
memperoleh informasi : kemudahan untuk memperoleh informasi yang ada di
internet banyak membantu manusia sehingga manusia tahu apa saja yang terjadi.
Selain itu internet juga bisa digunakan sebagai lahan informasi untuk bidang
pendidikan, kebudayaan, dan lain-lain.
· Kemudahan
bertransaksi dan berbisnis dalam bidang perdagangan : Dengan kemudahan ini,
membuat kita tidak perlu pergi menuju ke tempat penawaran/penjualan karena
dapat di lakukan lewat internet.
Semenjak
situs jejaring sosial seperti yang disebutkan diatas sangat menyedot perhatian
publik. Sebagian besar menghabiskan waktu berjam-jam untuk mengunjungi situs
tersebut. Oleh karena itu diperlukan cara untuk mengatasi kecanduan jaringan
sosial ini seperti dengan membatasi waktu penggunaan internet, terutama situs
jaringan sosial. Kita juga perlu belajar menggunakan jaringan internet secara
bijak sehingga kita tidak menjadi orang yang mencandu akan jejaring sosial.
Sebaiknya para pengguna situs jejaring sosial ini tidak harus berhenti total
untuk tidak menikmati situs tersebut, namun lebih bijak kalau secara perlahan
untuk menguranginya yaitu dengan mengurangi jam bermain Facebook, Twitter, dan
lain - lain.
C. Bahaya
yang Ditimbulkan Sosial Media
Internet
atau Sosial Media mungkin sudah tidak asing terdengar di telinga kita bahkan
mungkin dalam sehari kita dapat mengakses internet beberapa kali dan
berjam-jam. Tapi tahukah kita bahaya internet yang sering kita buka hampir
setiap hari itu? bukan hanya bahaya untuk anak-anak tetapi juga untuk kita
sendiri. Agar kita lebih jelas tentang bahaya internet, berikut ini akan
dijelaskan bahaya-bahaya yang dapat ditimbulkan dari internet yang sering kita
buka tersebut.
1. Spam
Spam
atau email sampah yang kerap datang tak kenal waktu tanpa dikehendaki. Isi dari
spam tersebut bermacam-macam, dari menawarkan produk atau jasa hingga penipuan
berkedok kerja sama bisnis, dari tawaran multi-level marketing hingga
penyebaran virus.
2. Hoax
Hoax
merupakan sebuah informasi palsu yang menyesatkan. Hoax biasanya berkaitan
dengan suatu produk, perusahaan, tokoh dan kepercayaan atau agama. Jadi berhati
hatilah dengan pikiran kita, jika kita tidak berpikiran positif dan berpikiran
sehat bisa saja kita terjebak dalam hoax tersebut.
3. Phishing
atau Pharming
Phishing
atau Pharming atau disebut juga dengan pencurian identitas yang selanjutnya
identitas yang dicuri tersebut disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung
jawab. Biasanya identitas yang dicuri tersebut dipergunakan untuk melakukan
penipuan, pencurian, atau perbuatan ilegal lainnya. Berhati-hatilah pada data
diri kita yang kita cantumkan pada website-website yang ada pada internet
terutama pada jejaring sosial.
4. Cyberbullying
Cyberbullying
adalah teknologi internet untuk menyakiti orang lain dengan cara sengaja dan
diulang-ulang. Contoh Cyberbullying yang sering terjadi adalah seperti pelecehan
melalui tulisan, ancaman, tuduhan, dan lain sebagainya. Lebih parah lagi dapat
mengarah kekekerasan fisik berupa pelecehan seksual terutama ke pengguna
internet berusia muda atau anak-anak (pedofilia).
5. Konten
Ilegal
Konten
ilegal di sini mengarah pada perjudian dan pornografi. Situs-situs yang berisi
konten ilegal biasanya menjerat kita dengan memunculkan iklan yang tidak
dikehendaki (pop-up trap). Berhati-hatilah dengan iklan-iklan pop-up pang
sering muncul ketika Kita membuka website-website tertentu.
6. Pelanggaran
hak cipta
Pelanggaran
hak cipta juga sering terjadi dalam internet karena ketika kita menampilkan
atau memposting sesuatu kedalam internet, ternyata tanpa kita ketahui posting
atau tampilan kita adalah hak cipta milik orang lain. Karena itu, kita harus
mengecek setiap postingan kita apakah postingan kita itu sudah bebas dari hak
cipta atau belum, jika kita mengambil posting dari orang lain jangan lupa untuk
mencantumkan alamat atau nama dari website atau orang yang kita ambil datanya.
7. Merusak
Reputasi
Berhatilah-hatilah
dengan foto dan video yang kita pajang atau kita unggah dalam internet karena
foto atau video menentukan reputasi kita. Jangan pernah mengunggah foto atau
video yang dapat menurunkan reputasi kita, karena setelah kita mengunggah foto
atau video tersebut dan telah dilihat orang lain, maka foto atau video tersebut
akan terus terpajang di sana meskipun kita menghapus nya. Foto-foto kita akan
dapat dimanipulasi oleh orang lain jika kita tidak berhati-hati. Unggahlah foto
atau video yang positif dan dapat menunjang reputasi kita jangan malah merusak
reputasi kita hanya dengan foto atau video yang kita unggah.
8. Virus
dan hackers
Kita
dapat mendownload file yang mengandung virus yang bisa merusak sistem komputer
kita atau malah meningkatkan risiko hacker mengutak-atik privasi dalam komputer
kita. Maka berhati-hatilah dalam mendownload file-file kita.
9. Pornografi
Tidak
ada sensor dalam dunia maya, maka berhati-hatilah pada anak kita karena bisa
saja anak kita mengakses website yang belum boleh dilihatnya. Awalnya, mungkin
seorang anak tidak bemiat untuk melihat pornografi dan akan memanfaatkan
internet untuk tujuan yang baik. Tetapi, situs porno ini dapat muncul secara
tiba-tiba saat seorang anak mencari bahan informasi untuk tugas sekolah-nya
atau untuk keperluan lainnya. Terus awasi anak kita ketika mereka sedang
bermain internet.
D. Cara
Mengatasi Anak tidak Mengakses Informasi Negatif Di Internet
Cara
meminimalisir penyalahgunaan penggunaan sosial media di Indonesia adalah dengan
menerapkan pembatasan konten yang telah diterapkan oleh pemerintah RRC atau
melakukan penyuluhan-penyuluhan di seluruh pelosok Indonesia tentang internet,
sosial media dan pengaruhnya atau dengan melakukan pengawasan terhadap para
remaja atau anak-anak oleh orang-orang terdekat.
Anak-anak
dan remaja saat ini menjadi salah satu generasi internet. Dapat dilihat
sekarang ini di kalangan remaja bahkan anak-anak sekalipun sangat fasih
menggunakan internet. Banyak informasi yang didapat dari internet bahkan
internetpun sekarang dapat menandingi televisi dalam hal memberikan
informasi-informasi. Namun sayangnya, karena mudahnya mengakses informasi
itulah para orang tua jadi mulai mengkhawatirkan kelayakan informasi-informasi
yang dapat dengan mudahnya diakses oleh anak-anak mereka. Walau internet bisa
berbahaya, bukan menjadi alasan bagi orang tua untuk menghalangi anak-anak
mereka untuk menjelajahi dunia maya. Untuk itu, di sini akan dibahas bagaimana
mengatasi anak untuk menghindari mengakses informasi negatif di internet.
Berikut ini tip-tip yang dapat kita lakukan untuk menjaga anak kita dari bahaya
internet:
Biasakan
memonitor kegiatan surfing internet yang dilakukan anak kita. kita bisa
meletakkan komputer di sebuah ruang yang mudah terlihat. Jangan sekali-kali
meletakkan komputer di ruang tersembunyi apalagi di ruang pribadi, seperti di
kamarnya. Pastikan juga bahwa pintu ruang internet itu selalu terbuka agar
lebih mudah melakukan kontrol.
Bila
kita tidak mempunyai internet pribadi, jangan sekali-kali melarang dan sangat
apriori terhadap anak untuk melakukan akses internet. Hal itu akan berdampak
anak kita akan melakukan akses secara sembunyi, dan yang lebih berbahaya dari
itu adalah ia akan melakukan surfing ke berbagai situs yang tidak baik. Maklum,
karena secara psikologis anak-anak memiliki keingintahuan yang besar.
Ingatkan
selalu anak kita untuk jangan pernah merespon pesan atau email yang bersifat
membujuk, mengancam, kasar, tidak senonoh ataupun yang membuat mereka tidak
merasa enak. Dorong anak kita untuk selalu memberi tahu kita apabila mereka
menemukan pesan ataupun email seperti di atas. Jika kita ataupun anak kita
mendapatkan pesan ataupun email yang bersifat mengancam tersebut, forward atau
kirim beserta header email, salinan dari pesan email tersebut ke internet
provider kita dan mintalah bantuan ataupun petunjuk dari mereka.
Ciptakan
bookmark atau situs yang telah ditkitai khusus untuk anak kita, dan buat agar
anak kita hanya bisa mengakses situs internet melalui bookmark. Katakan pada
anak kita, ini bookmark situs-situs untuk kamu, kalau kamu ingin membuka situs
lainnya bilang pada orangtua dan kita akan membukanya bersama. Atau kita juga
bisa membuatkan homepage atau situs khusus berisi jaringan ke situs-situs yang
aman bagi anak.
Perhatikan
dan memastikan alamat website yang anak kita gunakan itu aman. Bila kita tidak
tahu bagaimana mengakses website ataupun situs tersebut, mintalah pada anak
kita untuk menunjukkan caranya. Cari lebih dalam akan tipe informasi yang
disediakan oleh website tersebut dan apakah kita perlu untuk menutup akses ke
website tersebut atau tidak.
Nyalakan
program filter pada mesin pencari situs atau sering disebut search engine yang
digunakan anak-anak. Untuk Google dan Yahoo!, klik tulisan preferensi yang ada
di search engine Google atau Yahoo! lalu pastikan filter Safe-Search diaktifkan
pada level tertinggi. Ini kuncinya jika kita mengizinkan anak membuka situs
seperti Youtube, di mana mereka sangat mungkin terpapar informasi yang tidak
sesuai dengan usia mereka.
BAB
III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Media
sosial merupakan suatu hal yang tak bisa di lepas dari kita saat ini, bahkan
dalam perjalanannya, media sosial sekarang telah mengubah cara hidup kita dalam
beberapa tingkatan,sehingga bisa di katakan media sosial menjadi sebuah media
yang penting dalam masyarakat (technological determinism).
Dan media sosial itu tak hanya menjadi sebuah media yang penting namun juga
telah berubah menjadi sebuah identitas diri seseorang, kita bisa melihat
bagaimana sebuah media sosial berubah fungsi menjadi “mulut kedua” seseorang,
sehingga menjadikan media sosial sebagai wakil diri di dunia maya, dan tentu
dengan sebagai perwakilan diri di dunia maya, maka tentunya kita akan selalu menunjukan
sisi positif dari diri kita (salience)sehingga
terkadang realita yang ada dengan apa yang ada di dunia maya berbeda, namun
tentunya tak semua orang berperilaku seperti itu, penggunaan dari setiap orang
tentunya berbeda – beda di media sosial.
B. Saran
Disarankan
untuk mengikuti ketentuan-ketentuan yang ada serta memanfaatkan jejaring
sosial secara benar dan sesuai dengan norma-norma di masyarakat. Kita perlu belajar menggunakan jaringan internet
secara bijak sehingga kita tidak menjadi orang yang mencandu akan jejaring
sosial. Sebaiknya para pengguna situs jejaring sosial ini tidak harus berhenti
total untuk tidak menikmati situs tersebut, namun lebih bijak kalau secara
perlahan untuk menguranginya yaitu dengan mengurangi jam bermain Facebook,
Twitter, dan lain - lain.
DAFTAR
PUSTAKA
http://id.wikipedia.org/wiki/Media_sosial
http://jayaputrasbloq.blogspot.com/2011/02/definisi-atau-pengertian-istilah-social.html
http://jayaputrasbloq.blogspot.com/2011/02/definisi-atau-pengertian-istilah-social.html
Terimakasih sudah berkunjung ke Blog kami ✌✌
Kritik dan saran sangat bermanfaat !!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar